Background Image

Renovasi dan Konservasi, Museum Fatahillah Ditutup Hingga Januari 2015

Tingginya minat masyarakat untuk menggali sejarah khususunya di Kawasan Kota Tua Jakarta, membuat Pemprov DKI Jakarta memberi perhatian lebih terhadap kawasan peninggalan sejarah kolonial Belanda ini. Saat ini, salah satu bangunan bersejarah yang mendapat perhatian lebih adalah Museum Sejarah Jakarta atau yang lebih dikenal dengan Museum Fatahillah.

Perhatian lebih ini diwujudkan dengan melakukan renovasi dan konservasi tehadap museum yang terletak di Jakarta Barat ini. Tahap konservasi dan renovasi sudah berjalan sejak tanggal 14 Oktober 2014 lalu, dan untuk sementara ditutup bagi pengunjung.

Kepala Museum Fatahillah, Enny Prihatini mengatakan biaya untuk kegiatan konservasi dan renovasi museum mencapai Rp 20 miliar. Diperkirakan proses konservasi dan renovasi museum ini akan rampung pada bulan Januari 2015 mendatang.

Proses konservasi dan renovasi dilakukan di Zona D dan E berupa pengecatan dinding dan perbaikan kayu serta sejumlah plafon yang sudah keropos. Enny berharap nantinya pasca-revonasi, jumlah pengunjung bisa meningkat. Saat ini pada akhir pekan, pengunjung mencapai jumlah 5.000-10.000 orang, harapan setelah renovasi bisa meningkat dengan signifikan.

“Diharapkan setelah kelar direnovasi, kami memprediksi pengunjung Museum Fatahillah akan meningkat menjadi 10.000-30.000 pengunjung,” ujar Enny seperti dilansir dari Kompas.com

Kompas.com

administrator

oellant79@gmail.com

No Comments

Post a Comment

Password reset link will be sent to your email