Progres Pembangunan LRT Jakarta

Progres Pembangunan LRT Jakarta

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

infojakarta.net – Seiring dengan perkembangan zaman yang berbasis teknologi, maka transportasi di Indonesia juga ikut mengalami perkembangan terutama di wilayah Ibu Kota. Untuk memberikan transportasi yang cepat dan menjadi solusi kemacetan, maka sejak bulan September 2016 telah dimulai proyek pembangunan LRT. Proyek ini juga merupakan moda transportasi massal dengan basis rel ramah terhadap lingkungan. Rel ini akan dibangun di atas tanah yang merupakan bagian ruang jalan tol maupun non tol dimana tanah masih merupakan tanah milik pemerintah.

Go To Malls

Pembangunan proyek ini juga menjadi lanjutan proyek monorel yang hingga saat ini masih mangkrak. Pembangunan jalur transportasi terbaru ini juga memiliki kelebihan dari segi penggunaan roda besi yang lebih murah dalam pemeliharaan jika dibandingkan dengan menggunakan roda karet yang terdapat pada monorel.

Pembangunan proyek jalur transportasi ini dipilih rute Bekasi dan Bogor karena berdasarkan survey yang dilakukan menunjukkan arus kemacetan yang menuju Jakarta paling banyak berasal dari Cibubur dan Bekasi. Hal ini bisa menjadi dasar pembuatan jalur transportasi terbaru yang lebih cepat dan hemat.

Untuk memberikan kemudahan dari segi transportasi di Jakarta, maka kini telah dimulai pembangunan Light Rail Transit dimana proyek ini telah mencapai progres yang bertahap. Proses pembangunan yang sudah dilakukan dalam beberapa bulan ini telah mencapai perkembangan yang cukup bagus. Dimana pada bulan Mei 2017, progres pembangunan LRT sudah mencapai sekitar 15% dan dikabarkan pada bulan Juni tahun 2017 pembangunan akan mulai mencapai Jalan Rasuna Said.

Sebagai pemegang proyek pembangunan LRT ini yaitu PT Adhi Karya Tbk yang diwakili oleh Direktur Keuangannya yaitu Haris Gunawan menyatakan bahwa proses pembangunan proyek ini memang harus dipercepat sesuai dengan Peraturan Presiden yang telah diterbitkan. Menanggapi progres pembangunan ini, maka masyarakat yang berada di wilayah pembangunan dihimbau untuk siap-siap menghadapi kemacetan terutama di kawasan Kuningan.

Progres pembangunan jalur transportasi terbaru ini sudah menjangkau beberapa lintasan diantaranya rute Cawang-Cibubur yang telah mencapai progres 28%, rute Cawang-Kuningan yang masih mencapai 2%, serta rute Cawang-Bekasi Timur telah mencapai 13%. Untuk melakukan pembangunan ini pihak perusahaan PT Adhi Karya Tbk telah menerbitkan obligasi sebesar 3,5 triliun rupiah untuk tahun ini. Untuk LRT disediakan porsi biaya sebesar 1,4 triliun rupiah dan 500 miliar rupiah digunakan untuk pembangunan stasiun. Pembangunan ini merupakan tahap pertama dan direncanakan akan selesai pada tahun 2018.

Sedangkan untuk pembangunan LRT tahap kedua dimana jalur lintasan, akan dibangun sepanjang 41,5 km yang meliputi Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, serta Palmerah-Grogol. Proses pembangunan tak kedua ini direncanakan dimulai kuartal akhir tahun 2016 serta akan selesai pada tahun 2018. Nantinya transportasi terbaru ini diharapkan dapat mengatasi masalah kemacetan dan menjadi pilihan transportasi yang modern dan lebih aman.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter
loading…


QWords
CityHype
Gizmo.id
The GeoTimes
Islandnesia