Background Image

NATIVE UNION BLOCK WIRELESS CHARGER

infojakarta.net –Native Union Block Wireless Charger merupakan isi daya baterai ponsel yang bisa digunakan sangat mudah. Pengisian daya baterai ini menampilkan lapisan aluminium yang dilengkapi dengan nampan valet berukir untuk item EDC. Native Union Block Wireless Charger menawarkan pengisian daya yang cepat dan aman dengan kecepatan 10W. Bahkan, Block Wireless Charger ini kompatibel dengan perangkat yang mendukung Qi termasuk iPhone terbaru.

Pengisi daya dengan alat ini mencakup jendela transparan dengan menampilkan mekanisme bagian dalam. Desain Native Union Block Wireless Charger yang stylish, terlihat bagus di meja atau meja mana pun. Apalagi telah tersedia baki yang bisa memudahkan Anda untuk menyimpannya. Selain itu, Anda juga bisa dengan mudah membawa pengisi daya dengan cara melepaskan cakram pengisian drop-top dari dasar aluminium. Namun, pengisian daya ini memiliki kelebihan dan kekurangan, selengkapnya ulasan berikut ini.

Sekilas Tentang Native Union Block Wireless Charger

Smartphone kini memang semakin canggih. Bahka, pada bidang charger bkini telah di luncurkan tekhnologi terbaru. Tekhnologi yang dimaksud yaitu Native Union Block Wireless Charger. Dengan tekhnologi ini, Anda tidak perlu lagi mencolokkan kabel ke handpone Anda.

Karena dengan Native Union Block Wireless Charger ini, Anda hanya perlu memastikan bahwa Wireless Charger sudah terhubung dengan listrik.  Sedangkan, cara mengecas handphone yaitu dengan meletakkan di atas Wireless Charger. Bentuk Native Union Block Wireless Charger ini seperti papan atau bantalan Smartphone. Secara otomatis handphone akan terisi dengan energi radiasi dari papan tersebut.

Kelebihan Native Union Block Wireless Charger

Native Union Block Wireless Charger memiliki banyak kelebihan. Karena, pengisi daya baterai ini menggunakan teknologi radiasi induksi. Native Union Block Wireless Charger menghasilkan radiasi induksi ini berasal dari kumparan resonansi. Setelah itu, radiasi induksi ini disampaikan ke panel Smartphone untuk diteruskan menjadi tenaga listrik dan diisikan ke baterai.

Pada masing-masing kumparan dan panel akan menghasilkan koneksi transformasi listrik, sehingga pengisian bisa berlangsung. Dengan kata lain, semakin dekat handphone dengan Wireless Charger, maka baterai handphone akan semakin cepat terisi.

Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini kelebihan Native Union Block Wireless Charger:

  1. Bisa mengecas lebih dari satu handphone sekaligus, jika handphone tersebut mendukung.
  2. Lebih praktis, karena pengisian daya hanya perlu  menaruh pada wireless charger saja.
  3. Bahkan, bisa digunakan untuk mengecas semalaman dan lebih aman.
  4. Semua komponen tertutup, sehingga bebas karat.
  5. Dapat meminimalisir adanya daya yang masuk berlebih, sehingga tidak menimbulkan konslet.

Kekurangan Native Union Block Wireless Charger

Selain memiliki kelebihan, Native Union Block Wireless Charger juga memiliki kekurangan yang perlu Anda ketahui.  Kerena, kekurangan ini memang sering  dikeluhkan oleh pengguna Native Union Block Wireless Charger.

Adapun lebih jelasnya menganai kekurangan wireless charger, sebagai berikut:

  1. Radiasi pada Native Union Block Wireless Charger ini bisa mengakibatkan handphone panas.
  2. Ketika penempatan tidak benar, proses pengisian menjadi lebih lama.
  3. Harga Native Union Block Wireless Charger lebih mahal.
  4. Native Union Block Wireless Charger lebih boros energi listrik.
  5. Jika handphone l terlalu jauh dari Native Union Block Wireless Charger, pengisian tidak akan berjalan cepat.

Itulah ulasan lengkap mengenai Native Union Block Wireless Charger. Secara garis besar, Native Union Block Wireless Charger lebih boros energy, namun bisa digunakan secara praktis. Dengan kata lain, Native Union Block Wireless Charger memiliki kekurangan dan kelebihan. Semoga bermanfaat.

administrator

oellant79@gmail.com

No Comments

Post a Comment

Password reset link will be sent to your email