Museum Macan, Geliat Seni Kontemporer Indonesia

Museum Macan, Geliat Seni Kontemporer Indonesia

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

Museum seni modern berkaliber internasional pertama di Indonesia dijadwalkan akan dibuka untuk umum pada bulan November ini di Jakarta. Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (Museum MACAN) yang berlokasi di Wisma Akr, Jl. Panjang No.5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat akan menampilkan serangkaian galeri, taman seni pahat indoor dan ruang audio visual.

Untuk memberikan gambaran bagi para pelaku seni, pada bulan-bulan menjelang pembukaannya, Museum MACAN akan menjadi tuan rumah serangkaian pertunjukan yang digelar oleh seniman kontemporer Indonesia dan internasional, yang bertajuk ” MACAN First Sight” . Pertunjukan ini sudah dimulai sejak Maret dan dirancang oleh sutradara Aaron Seeto.

Karya Sudjana Kerton : Akibat Pemboman di Lengkong Besar Bandung

Acara lainnya yang digelar di sini mencakup perbincangan antarseniman, diskusi, hingga lokakarya pendidikan yang diselenggarakan dengan melibatkan para guru dan sekolah di Jakarta. MACAN First Sight dibuka bebas untuk umum.

Pada pameran perdana yang akan diselenggarakan bulan November mendatang, Museum MACAN menggandeng kurator Charles Esche dan Agung Hujatnika untuk mempresentasikan sekitar 90 karya dari koleksi pendiri museum Haryanto Adikoesoemo. Seorang Filantropis yang telah mengumpulkan lebih dari 800 karya seni modern dan kontemporer selama 25 tahun terakhir. Diantara koleksi tersebut termasuk karya dari para seniman terkenal Indonesia seperti Affandi, Raden Saleh, Heri Dono dan karya seniman internasional terkenal seperti Jeff Koons, Andy Warhol dan Anish Kapoor.

“Saya ingin Museum Macan mengembangkan dan memajukan pemahaman orang Indonesia tentang seni dan apresiasi seni,” kata Adikoesoemo kepada New York Times. “Saya juga ingin museum ini bisa membantu pertukaran silang dengan Indonesia dan dunia, untuk menyediakan platform seni rupa Indonesia secara internasional dan untuk membawa seni internasional ke Indonesia.”

Pembukaan museum ini dijadwalkan bertepatan dengan dua pameran seni kontemporer Indonesia yang terkenal, Jakarta Biennale pada tanggal 4 November dan Biennale Jogja, di kota Yogyakarta, pada tanggal 2 November.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter
loading…


QWords
CityHype
Gizmo.id
The GeoTimes
Islandnesia