Museum di Tengah Kebun Tengah Kota

Museum di Tengah Kebun Tengah Kota

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter

Tidak pernah terbayang sebelumnya, dan bahkan mungkin hampir tak ada yang menyangka di sudut Selatan Jakarta kita masih bisa menemukan bangunan di tengah rimbunan pepohonan yang asri, bersih, dan terawat. Bernama Museum di Tengah Kebun, kalau kamu melintasi jalan Kemang Timur Raya, Bangka, Jakarta Selatan. Meski terletak di pinggir jalan raya, kamu harus jeli menemukan museum ini. Dari luar tampak seperti rumah tinggal pada umumnya, bahkan lebih tertutup dengan pagar kayu yang tinggi. Namun siapa sangka, saat pintu dibuka, kita langsung disambut oleh jalan yang membentang sepanjang 60 meter hingga mencapai pintu masuk museum.

Sebelum masuk, kami bertemu dengan pemandu museum yang akan mendampingi selama kurang lebih satu setengah jam untuk mengenal lebih dalam Museum di Tengah Kebun ini. Di halaman museum dan terasnya, kita sudah bisa berkenalan dengan beberapa barang-barang antik yang tentunya memiliki nilai historikal tinggi. Di depan pintu masuk, patung ganesha menyapa kedatangan kami.

Gotomalls inside artikel

IMG-20150928-WA0000

Patung Ganesha adalah symbol ilmu pengetahuan, sehingga museum ini pun memang dibuka untuk memberi pengetahuan kepada kita semua. Tak lupa, sebelum masuk pun kita harus berganti alas kaki. Di depan pintu disediakan sandal-sandal khusus untuk di dalam museum. Sebenarnya museum ini adalah sebuah rumah tinggal, yang di dalamnya berisi ruangan-ruangan sama seperti rumah pada umumnya, ada kamar tidur, ruang makan, dapur, ruang santai, ruang tamu, kamar mandi, hingga gazebo dan kolam renang.

DSC_0009

Ketika pintu dibuka, hawa sejuk menyergap dan di sekitarnya bertebaran koleksi benda-benda sejarah dari dalam maupun luar negeri. Ada sebanyak kurang lebih 4000 koleksi benda-benda sejarah yang dipamerkan di dalamnya. Sebagian besar benda-benda tersebut diperoleh dari hasil lelang Christie. Benda-benda dengan nilai sejarah tinggi itu nggak hanya lukisan atau patung, tetapi benda yang bisa digunakan, seperti kursi, atau cermin, sehingga memang museum atau rumah ini didominasi dengan benda-benda sejarah. Menuju ke dapur pun, tak luput dari benda-benda antik lainnya. Patung dan lukisan selalu menghiasi tiap sudut ruangan dan dinding-dinding. Nuansa seni dan berbau masa lalu benar-benar terasa di setiap ruangan.

DSC_0007

Adalah Sjahrial Djalil yang memiliki rumah dan museum serta koleksi-koleksi historisnya ini. Beliau memang sangat gemar mengoleksi benda-benda kuno dan memiliki jiwa seni yang tinggi. Dengan hobinya ini beliau pun ingin membagi wawasan untuk anak-anak muda dalam bidang sejarah dan seni. Kalau beruntung, kita bisa bertemu langsung dengan si pemilik museum ini. Namun di usianya yang senja kini, beliau kesulitan untuk beranjak dari ranjangnya.

DSC_0006

Tiba di kebun belakang yang luas, di mana kita bisa menemukan suasana damai, tenang, serta asri. Terasa bukan berada di Jakarta. Namun, di kebun pun tak luput dari patung-patung, salah satunya patung ganesha (lagi), serta benda-benda sejarah yang menghiasi gazebo. Usai berkeliling, pemandu pun menyuguhkan minuman dan memotret kami, para pengunjung sebagai oleh-oleh di Museum Tengah Kebun.

Jadi, sebagai warga Jakarta, yuk mari membuka wawasan, sekaligus mencari hiburan ke museum. Nggak ada salahnya berganti tujuan wisata. Nggak melulu harus ke mall dan menghamburkan uang kan?

Writer by Tina Wulandari Twitter @_tinawu / IG @tina_wulandari

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter
loading…


Rekomendasi Berita :
CityHype
Gizmo.id
The GeoTimes
Islandnesia